|

Menguak Skandal Seks Anggota DPR RI


Dewan Pers dan masyarakat pers telah mengesahkan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Jika ada berita yang tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik atau Pedoman Pemberitaan Media Siber, silakan mengadu langsung ke www.satelit9.com. Bila Anda tidak mendapat pelayanan semestinya, silakan mengadu ke Dewan PersSatelit9 akan selalu melaju untuk semua berita kunjungi terus beritamu di satelit9 .Satelit9 editorial dunia ada di satelit 9.com.

Satelit9.com-Kabar tak sedap kembali menerpa DPR. Sejumlah foto telanjang yang mirip anggota DPR dari PDIP berinisial K beredar di Internet.
Foto-foto tersebut dipublikasikan di situs skandal.kilikitik.net. Sebelum diblokir, di situs tersebut dibuka dengan tulisan demikian: “Ini bukan cerita isapan jempol. Bukan juga kumpulan gambar yang dimanipulasi dengan teknologi komputer. Ini adalah potongan/ cuplikan rekaman adengan "percintaan terlarang" antara dua sejoli yang lagi dimabuk cinta (pada saat itu).”
Namun, foto-fotonya sudah banyak beredar di situs-situs dan social media. Situs tersebut juga memasang beberapa foto telanjang yang diduga anggota DPR tersebut bersama seorang pria yang diduga juga politisi yang tengah naik daun. Foto tersebut, disebutkan di situs itu, diambil di apartemen kawasan Thamrin, Jakarta.
Namun, sejak Sabtu (21/04) situs itu sudah diblokir. Masih terpampang berderet ukuran sangat kecil, namun sudah diburamkan dan tidak dapat dibuka.Sebenarnya masalah skandal sex bukan konsumsi anggota DPR saja melainkan hampir terjadi pada setiap lembaga. Hanya saja karena lembaga ini adalah lembaga yang mewakili aspirasi rakyat dan secara notabene adalah representasi rakyat Indonesia sendiri yang memiliki aneka adat dan kebiasaan yang berbeda tapi memiliki satu tujuan yaitu menjadi rayat yang memiliki tatakrama dan menjunjung tinggi harmonisasi dan persatuan, maka peristiwa skandal sex yang menimpa anggota DPR sangatlah melukai hati rakyat.
Di sisi lainnya, beberapa anggota DPR baik di tingkat pusat dan daerah memperlihatkan performa yang tidak sesuai dengan harapan rakyat yang memilihnya bahkan rakyat secara keseluruhan yang tidak memberi suara untuk setiap anggota DPR.
Banyak terlihat kasus demi kasus, cibiran demi cibiran, hantaman kritikan dan gelombang protes yang menciptakan badai penistaan lembaga tersebut. Melihat fenomena dan kenyataan tersebut kita kuatir cepat atau lambat suatu saat DPR menjadi sarang yang dirisaukan ketimbang menjadi tempat menggantungkan harapan masyarakat.
Akibatnya, kemampuan orang-orang untuk menyelidiki manuver anggota DPR dimanapun dan kapanpun semakin canggih dan ketat. Ibarat radar para pengamat memperhatikan setiap gerak-gerik anggota DPR setiap saat sesuai dengan peran masyarakat untuk memonitoring kinerja lembaga tersebut.
Dari monitoring Tim Satelit9.com kisah-kisah seru berkaitan dengan seputar selangkangan yang melibatkan anggota DPR RI kita masih ingat beberapa diantaranya yang paling heboh dimata publik diantaranya :
1.Pada Desember 2006 lalu, mantan Sekretaris Fraksi Partai Golkar Yahya Zaini ketahuan berbuat mesum dengan pedangdut Maria Eva.
2.Pada 2008 lalu muncul foto Max Moein,  mantan Wakil Ketua Komisi XI DPR. Foto yang beredar di internet itu menampilkan Max sedang memeluk seorang perempuan yang usianya jauh lebih muda.
3.April 2011 lalu, Arifinto yang merupakan anggota DPR asal PKS kedapatan sedang menonton video porno saat sidang paripurna sedang digelar.
4.Bukan rahasia lagi ditemukan kodom bekas pakai di DPR.
5.Cinta lokasi antara anggota DPR dengan sesama anggota DPR serta dengan sekretaris juga sering kita baca dari berita cetak dan eletronik.
Ada beberapa kasus dan kisah yang berhasil terendus masyarakat tentang aneka peristiwa yang melibatkan anggota DPR dalam persoalan birahi.Sambil menantikan kerja BK dan petugas yang ditunjuk untuk mengolah kasus gambar dan video porno yang belum  dapat dipastikan sebagai dua anggota DPR RI tersebut  kita berharap agar para anggota DPR dapat menjaga diri dan menjadi panutan dan penyampai aspirasi rakyat, bukan menjadi momok bagi rakyat.
Persoalan sex ada dimana-mana, lantas jika anggota DPR terlibat di dalamnya apakah yang membedakannya? Yang membedakannya, karena anggota DPR adalah wakil rakyat dan representasi dari rakyat itu sendiri. Wajar kan jangan neko-neko? Wajar juga harus tetap menjaga marwah dan harga diri  masyarakat dan diri sendiri.
Share this article :
Di Tulis Oleh Tim Redaksi on Rabu, April 25, 2012. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Menguak Skandal Seks Anggota DPR RI"

Poskan Komentar