|

Gempa Filipina 7,9 SR, Peringatan Tsunami Untuk Indonesia Dicabut


Dewan Pers dan masyarakat pers telah mengesahkan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Jika ada berita yang tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik atau Pedoman Pemberitaan Media Siber, silakan mengadu langsung ke www.satelit9.com. Bila Anda tidak mendapat pelayanan semestinya, silakan mengadu ke Dewan PersSatelit9 akan selalu melaju untuk semua berita kunjungi terus beritamu di satelit9 .Satelit9 editorial dunia ada di satelit 9.com.

Satelit9.com,Jakarta-Gempa besar yang melanda Filipina akhirnya tidak memunculkan tsunami, setelah peringatan dini dicabut oleh pihak berwenang di Indonesia, Filipina, dan Belau, Jumat (31/8).
Seperti yang diketahui, Gempa 7,9 SR yang terjadi pada Jumat (31/8) sekitar pukul 19.47 waktu setempat di kawasan Filipina membuat Pasific Tsunami Warning Center (PTWC) mengeluarkan peringatan tsunami untuk Filipina, Indonesia, dan Belau. empa yang mengguncang Filipina menghancurkan jalan dan jembatan di negara itu. Warga di sekitar pusat gempa pun mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Dilansir dari Reuters, Jumat (31/8/2012), US Geological Survey dan Pacific Tsunami Warning Center merevisi kekuatan gempa yang sebelumnya disebut berkekuatan 7,9 skala richter itu. Kekuatan gempa itu dinyatakan sebesar 7,6 skala richter.
Pusat Peringatan Tsunami Pasifik sebelumnya juga sempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk beberapa wilayah di Pasifik, seperti di Jepang, Taiwan, dan Papua Nugini. Tetapi kemudian peringatan tsunami hanya ditujukan untuk Filipina dan Indonesia.
Radio setempat melaporkan, gempa itu telah merusak jalan dan jembatan di wilayah Samar, yang menjadi pusat gempa. Masyarakat di wilayah itu juga mengungsi ke daerah yang lebih tinggi.
"Orang-orang melarikan diri ke tempat yang lebih tinggi," laporan dari Ben Evardone, salah satu anggota senat Filipina dalam siaran di radio lokal.
Gempa 7,6 skala richter itu terjadi pada pukul 19.47 WIB. Pusat gempa ada di 163 Km sebelah timur lepas pantai Kota Guiuan, Samar, dengan kedalaman 20 Km.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)telah menyampaikan informasi kepada Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) adanya potensi tsunami akin siaga di Sorong dan Raja Empat. Tsunami diperkirakan 0,5 m di Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua Barat pada pukul 23.00 WIT.(@cool/deva)
Share this article :
Di Tulis Oleh Tim Redaksi on Jumat, Agustus 31, 2012. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Gempa Filipina 7,9 SR, Peringatan Tsunami Untuk Indonesia Dicabut"

Poskan Komentar